Konfirmasi Tangki Truk Termodifikasi, Ricky Mahulete: “Kuota Ditentukan Qr Code”

Truk berplat polisi PA 8927 JA dengan Tangki Modifikasi yang sedang mengisi Solar di SPBU Hawai Sentani {foto live KD, 15/11/23}.

 

Hawai Sentani, Kab. Jayapura, KD. Rabu 15 November 2023 sekitar pukul 7:26 WIT, di SPBU Hawai kota Sentani tertangkap kamera wartawan sebuah Truk yang sedang melakukan pengisian bahan bakar.

Yang menarik perhatian awak media ini, yaitu tangki sebelah kiri pada badan truk tersebut yang kondisinya telah dimodifikasi berukuran jauh lebih besar.

Sontak wartawan setelah melihat keanehan pada tangki yang tidak wajar itu, kru kabar daerah pun datang menghampiri dan melihat dari dekat fisik tangki yang memang ukurannya tidak normal, seperti pada truk lainnya.

Truk tersebut dalam pantauan wartawan, sedang mengisi bahan bakar jenis Solar. Setelah ditanyakan salah seorang karyawan SPBU yang sedang mencatat, terlihat di atas sebuah kursi daftar nomor plat kendaraan (Truk) yang telah mengisi Solar.

Usai meminta ijin karyawan berjilbab itu, sejenak wartawan memfokuskan mata mencari nomor plat kendaraan truk yang sekitar 10 menit lalu, sudah selesai melakukan pengisian dan keluar meninggalkan area SPBU.

Truk dengan nomor plat PA 8927 JA tersebut mengisi bahan bakar sebanyak 90 liter ternyata.

Terkait hal ini wartawan online media papua.kabardaerah.com pun sudah mengonfirmasi penanggung jawab SPBU Hawai, Richardo Ricky Mahulete.

Menurut keterangan konfirmasi Ricky melalui chat Whats’App {Wa} 16 November 2023 lalu, dirinya mengatakan bahwasanya KUOTA KENDARAAN itu ditentukan pada saat mendaftarkan BARCODE/Qr Code.

“Kuota untuk kendaraan itu ditentukan pada saat daftar barcode pak”, tulisnya pada pukul 10:24 WIT.

“Sesuai barcode pak”, tulisnya lagi pada pukul 10:47 WIT, menjawab pertanyaan wartawan tentang kuota yang sebenarnya diberikan atau ditentukan oleh Pemerintah ataupun Pertamina.

Wartawan kemudian menyampaikan lagi pertanyaan mengenai jumlah kuota kendaraan roda 6 itu (Truk), yang rata-rata mengisi 90an liter {tertera dalam daftar yang dilihat}, Ricky kembali menegaskan kalau pengisian bahan bakar di SPBU yang dipimpinnya itu tetap berdasarkan kuota yang ditentukan dalam Barcode.

“Kita melayani pengisihan bbm sesuai dengan kuota yang ada di QR Code pak. Kalau kuota di qr kode sudah tidak ada, kami tidak akan layani (pukul 10:56 WIT).

Pengusihan bbm solar wajib mengunakan QR Code”, tulisnya lagi dalam teks kedua di waktu yang sama.

Sayangnya pertanyaan wartawan mengenai Tangki Truk berplat kendaraan PA 8927 JA yang terlihat jelas sudah dimodifikasi, Ricky Mahulete sama sekali tidak memberikan komentarnya. 📢: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *