Bupati Sorsel Petronela Krenak Resmikan Kemandirian Jemaat GKI Pergamus Kmislolo, Minggu 25 Januari 2026

Foto kolase; Kegiatan ibadah dan peresmian yang dilakukan Bupati Sorong Selatan Petronela Krenak (Minggu, 25 Januari 2026).

KMISLOLO, SORSEL, KABAR DAERAH. Bupati Kabupaten Sorong Selatan Petronela Krenak, S.Sos, pada perayaan ibadah Minggu Pagi di Jemaat GKI Pergamus Kmislolo {25/01}, hadir mengikuti ibadah raya bersama jemaat Tuhan setempat.

Tidak hanya sekedar hadir menyempatkan diri beribadah bersama umat Tuhan (warga gereja), orang nomor 1 yang notabene seorang perempuan asli Papua itu datang dalam rangka meresmikan kemandirian Jemaat GKI Pergamus Kmislolo Klasis Sawiat, sebagai salah satu jemaat defenitif anggota Sinode GKI di Tanah Papua.

Ibadah yang berlangsung dari pagi pukul 09:00 Wit hingga berakhirnya, dipimpin oleh Pdt. Marselina Kbarek, S.Si.Teol (ibu), yang mengangkat pembacaan dan perenungan Firman Tuhan dari Alkitab (Bible) Perjanjian Lama, yaitu dari dalam kitab Kejadian 18:1-12.

Turut hadir sebagai tamu undangan dalam ibadah sekaligus peresmian persekutuan jemaat yang mandiri itu sejumlah pejabat daerah, termasuk pejabat di lingkungan gereja GKI itu sendiri seperti Ketua Klasis Sawiat.

Hadir pula Kapolres Sorong Selatan, AKBP. Gleen Rooi Molle, kepala Distrik Salkma, dan sejumlah tokoh penting pula di lingkungan pelayanan gereja, adat dan pemerintah setempat.

Tidak hanya itu, begitupun unsur-unsur persekutuan dalam Jemaat GKI Pergamus Kmislolo sendiri baik Kaum Bapak (PKB), Kaum Ibu (PW) dan juga Kaum Pemuda (PAM) yang ikut menghadiri ibadah yang diselenggarakan cukup meriah, yang ditandai dengan peresmian oleh bupati.

Dalam pantauan wartawan papua.kabardaerah.com ketika turut mengikuti ibadah di jemaat Pergamus Kmislolo, sebelum pelepasan kain penutup Papan Nama Gereja yang terpasang, bupati Petronela Krenak dengan rasa syukur menyampaikan doa dengan menyebut nama Allah Tritunggal (Allah Trinitas), kemudian menggunting pita yang terhubung dengan kain penutup papan nama jemaat/gereja.

“Oleh sebab itu dengan nama Bapa, Anak dan Roh Kudus saya menggunting pita penutup papan nama jemaat GKI Pergamus Kmislolo Klasis Sawiat”, ucap bupati.

Setelah pengguntingan pita bupati Sorsel didampingi para Hamba Tuhan dan Pelayan Majelis Jemaat bersama umat Tuhan dan para tamu undangan, bersama-sama menyaksikan pelepasan kain atau tirai penutup papan nama jemaat yang bukan lagi berstatus jemaat persiapan, namun sudah resmi menjadi sebuah persekutuan jemaat yang mandiri.

Warga gereja GKI Pergamus Kmislolo sangat merasa bersukacita dan penuh antusias serta syukur kepada Allah, Tuhan Semesta Alam yang dalam Kristus Yesus sebagai Tuhan dan Bapa serta Kepala bagi Jemaat yang adalah Tubuh-Nya sendiri, karena ibadah kemandirian jemaat mereka bolehlah terlaksana dengan aman lancar dan penuh khidmat. (*Lazarus Wodiok/Jeffry/Jack-Pemred*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *