Sentani, Jayapura, Papua, KD. Dalam rangka menyambut dan memperingati Kemerdekaan Negara Kesatuan Repoblik Indonesia {NKRI} yang ke-81, 17 Agustus 2026, sejumlah anak~anak dari Taman Kanak-kanak {TK} yang berada di 32 TK serta PAUD menggelar Karnaval (kamis, 13/08).
Karnaval yang penuh antusias para peserta dalam memeriahkan hari jadinya bangsa Indonesia, dimulai dari halaman kantor Bupati Jayapura di Gunung Merah dan berakhir (finish) di halaman gedung Sangar Kegiatan Belajar {SKB} depan AURI, Kemiri kota Sentani.
Kurang lebih sekitar 1.328 anak yang ikut menjadi peserta dalam ajang karnaval itu, mereka bergerak jalan keluar dari gunung merah didampingi para guru dan juga wali murid ataupun orang tua.
Anak-anak itu dalam pantauan media ini hadir mengenakan berbagai busana yang bervariasi, mulai dari pakaian kantoran, busana adat termasuk atribut profesi yang dikenakan, untuk memberi edukasi kepada masyarakat tentang identitas jati diri mewakili budaya masing-masing anak.
Diketahui kegiatan positif dalam menyambut hari besar kenegaraan repoblik Indonesia itu, diprarkasai Kelompok Kerja Kepala Taman Kanak-kanak {K3TK}.
Iven itu awalnya dibuka bupati kabupaten Jayapura DR. Yunus Wonda, SH. MH, sekaligus untuk menyemangati anak-anak termasuk guru~gurunya dan para orang tua, bupati pun ikut berjalan bersama rombongan karnaval hingga capai garis akhir.
“Hari ini saya hadir untuk memberikan semangat kepada anak-anak yang sama-sama mengikuti karnaval sampai di sini”, ucapnya.
Dalam penyampaiannya bupati sangat mengapresiasi semua pihak yang sudah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut, yakni para guru TK, Bunda PAUD dan termasuk kerja sama para orang tua.
Ketua K3TK Kabupaten Jayapura Maria Anong kepada awak media turut menyampaikan, bahwasanya karnaval budaya yang dilakukan tidak hanya sekadar memperingati hari ulang tahun kenegaraan, tetap menjadi ajang anak-anak itu dapat memperkenalkan budaya kepada masyarakat.
“Melalui karnaval ini anak-anak diperkenalkan dengan berbagai pakaian profesi maupun pakaian adat dari daerah masing-masing.
Dengan demikian sejak dini mereka dapat mengenal keberagaman budaya, sekaligus memahami bahwa Indonesia memang negara yang bersatu”, ungkap Maria.
Tambah ketua K3TK, pengenalan budaya dan adat istiadat dari daerah masing-masing kepada anak-anak usia dini sangat perlu dilakukan, seperti yang dilakukan pada ajang karnaval ini. {~●☆Jeffry/Jack~Pemred☆●~}.















