Ungkap Kasus Curanmor, Setelah Dikembangkan Ternyata Pelakunya Juga Spesialis Curas

Foto: Para pelaku (kenakan baju orange) ketika dihadirkan dalam konferensi pers yang dilakukan di Mapolsek Jayapura Selatan (16/4).

Polres Jayapura Kota, KD. Tim Opsnal Polsek Jayapura Selatan yang mengungkap kasus Curanmor beserta penadahnya, lakukan pengembangan terhadap DRA pelaku Curanmor, belakangan diketahui ia juga merupakan spesialis pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas/Jambret), yang sering beraksi di wilayah hukum kota Jayapura.

Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kompol. Agus F. Pombos, S.I.K ungkapkan hal tersebut, saat menggelar Press Conference di Mapolsek Jayapura Selatan, Selasa (16/4) siang didampingi Kapolsek Jayapura Selatan AKP. I. Gede Dewa Aditya Krishnanda, S.I.K bersama Kasi. Humas Polresta AKP. Muh. Anwar.

Kompol. Agus mengatakan, DRA saat dilakukan pemeriksaan lebih mendalam diketahui juga bahwa ia merupakan spesialis pelaku pencurian dengan kekerasan (curas/jambret). Dimana dirinya sudah 9 (sembilan) kali melakukannya, dan semua terjadi wilayah hukum Polresta Jayapura.

“Sejauh ini ada tiga LP yang ditemukan untuk tindak pidana Curas yang dilakukan DRA, ia melakukan perbuatan tersebut diawali sejak bulan Januari 2024 hingga Maret 2024”, ungkap Kasat. Reskrim Kompol. Agus.

Lebih lanjut kata Kompol. Agus, dari sembilan kali melakukan aksi curasnya tersebut, total 7 buah handphone (HP) dan uang tunai sebanyak 17 juta rupiah yang berhasil digasaknya, semuanya digunakan untuk berfoya-foya.

“Sementara terkait barang bukti yang diamankan, ada satu unit sepeda motor Honda Vario warna putih yang digunakannya dalam menjalankan aksinya, beserta satu buah handphone hasil kejahatan yang tersisa”, ucap Kasat Reskrim.

Untuk modus operandi yang digunakan, yakni DRA melakukan pencurian dengan mengambil secara paksa barang milik orang lain yang tengah berkendara dengan sepeda motor ataupun dengan cara melakukan kekerasan, berupa pemukulan agar dapat mengambil barang milik orang lain.

“Atas perbuatannya tersebut, DRA akan diproses dengan kasus berbeda, untuk curasnya ia terancam hukuman penjara maksimal 9 tahun lantaran disangkakan Pasal 365 KUHP, tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan”, pungkas Kasat. Reskrim Polresta Kompol. Agus.

Penulis ✍️: Subhan. Edit dan Posting 📢: Jeffry/Jack~Pemred.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *